Perusahaan Dagang: Pengertian, Karakteristik dan Contohnya

Posted on

Dalam Postingan Ini akan dibahas tentang Perusahaan Dagang yang meliputi Perngertian perusahaan dagang, Karakteristik dan apa saja contoh perusahaan dagang.

perusahaan dagang

Pengertian Perusahaan dagang

Pengertian perusahaan dagang (trading company) secara umum yaitu suatu perusahaan yang kegiatan pokok operasionanya yaitu membeli barang dagang dari supplier, menyimpannya kemudian menjualnya kembali barang tersebut kepada konsumennya untuk memperoleh laba tanpa proses pengolahan terhadap barang tersebut.

Jadi, dalam trading company tidak ada proses pembuatan barang, karena kegiatan utama trading company hanyalah membeli barang dan menjualnya kembali untuk memperoleh keuntungan atau laba yang ditargetkan.

Laba yang diperoleh perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan ini adalah selisih dari harga jual dan harga beli barang dagang yang diperdagangkannya.

Apa saja barang dagang yang biasa diperjual belikan?

Secara umum jenis barang dagang yang diperjualbelikan oleh perusahaan antara lain, barang jadi, barang dalam proses, bahan baku, barang komoditas dan barang industry.

Perbedaan Perusahaan dagang dengan Persahaan manufaktur

Perbedaan perusahaan dagang dengan perusahaan manufaktur bisa dilihat jelas dari kegiatan usahanya, yaitu dalam perusahaan dagang kegiatan usahanya membeli barang dagang, meyimpan barang dagang dan menjual barang dagang tersebut kepada konsumennya.

Sedangkan perusahaan manufaktur kegiatan usahanya yaitu membeli bahan baku, melakukan pengolahan bahan baku tersebut menjadi barang jadi (produk jadi) setelah prosuk selesai terbuat baru dijual kepada konsumennya.

Jadi perbedaan mencolok antara perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur yaitu pada perusahaan dagang tidak ada proses pengolahan atau pembuatan barang, sedangkan pada perusahaan manufaktur ada proses pengolahan barang.

Karakteristik Perusahaan Dagang

Agar lebih jelas dalam mengenal perusahaan dagang dengan baik, maka perhatikannlah karakteristis perusahaan dagang berikut ini.

  • Kegiatan Usahanya membeli barang dagang, menyimpan dan menjual barang dagang tersebut untuk memperoleh laba.
  • Tidak ada proses pengolahan barang dalam kegiatan usahanya.
  • Laba perusahaan diperoleh dari perhitungan penjualan dikurangi Harga Pokok Penjualan dan biaya opersional perusahaan.
  • Memiliki akun persediaan barang dagang dalam akuntansinya.
  • Terdapat Proses perhitungan HPP (Harga Pokok Penjualan) pada laporan laba-rugi.
  • Dalam Akuntansinya perusahaan ini memiliki akun khusus yaitu akun persediaan barang, dimana perhitungan harga pokok penjualan dan laporan laba rugi memakai bentuk single step dan multiple step.
  • Ada dua jenis bentuk laporan laba-rugi yang dapat dipilih dalam pelaporan keuangan, yaitu bentuk single step dan bentuk multiple step.

Jenis-Jenis Perusahaan Dagang

Setelah Anda Mengenal ciri-ciri perusahaan dagang atau karakteristinya, maka selanjutnya silahkan anda ketahui juga jenis-jenis perusahaan dagang dalam dunia bisnis berikut ini.

Jenis Menurut Produknya

Menurut produk yang diperjual belikan perusahaan ini dibedakan menjadi dua yaitu perusahaan barang jadi dan perusahaan barang produksi.

Perusahaan Barang Produksi, merupakan perusahaan yang kegiatan utamanya membeli dan menjual kembali bahan baku atau peralatan industri. Contoh bahan baku dan peralatan industry yang biasa dijual antara lain kayu gelondongan asal Kalimantan, kayu jati, benang,  mesin bubut dan sebagainya.

Perusahaan Barang Jadi, merupakan perusahaan yang kegiatan utamanya membeli, menyimpan dan menjual kembali barang jadi atau produk jadi kepada konsumen ahir. Contoh produk jadi yang biasa diperjual belikan yaitu pakaian, barang-barang meubel (meja, kursi, lemari) dan sebagainya.

Menurut Jenis Konsumennya

Menurut jenis konsumennya perusahaan ini dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu pedagang besar, pedagang kecil dan pedagang menengah.

Pedangang Besar (Wholesaler)

Yaitu pedagang yang kegiatan utamanya membeli, menyimpan dan menjual barang dagang dalam partai besar. Jadi, perusahaan ini biasanya membeli barang dagang langsung dari pabriknya dalam jumlah yang besar kemudian dijual kembali kepada pembelinya juga dalam partai besar. Contoh pedang besar antara lain importer, pedagang grosir, agen, exsportir.

Pedagang Menengah atau Perantara (Middleman)

 Merupakan pedagang yang kegiatan utamanya membeli barang dari supplier dalam partai besar tetapi menjual kembali dalam partai sedang.  Contoh pedaang menengah anatar lain sub grosir, toko-toko pesar atau toko-toko sedang.

Pedagang Kecil/ pengecer (Retailer)

Merupakan pedang yang kegitan utamanya yaitu membeli  barang dagang dan menjual barang dagang dalam partai kecil kepada konsumen ahir. Contoh pedagang kecil antara lain toko-toko kecil, pasar swalayan, kios dan sebagainya.

Contoh Perusahaan Dagang

Ada banyak sekali contoh perusahaan dagang (trading company) yang ada di sekitar kita, diantaranya adalah sebagai berikut:

PT. Bestoolindo

Ini adalah contoh perusahaan dagang jenis Wholesaler, dalam kegiatan utamanya PT. Bestoolindo membeli dan menjual baerbagai Peralatan atau Alat-Alat Mekanik dan sebagainya dalam partai besar kepada pedagang grosir.

PT Indomarco Prismatama (Indomaret)

Ini merupakan contoh perusahaan dagang jenis Retailer, Indomaret dalam kegiatan utamanya membeli barang dagang dan menjual barang tersebut kepada konsumen ahir yang berupa barang kebutuhan pokok seperti beras, sabun, gula dan lainnya.

Demikian Pemaparan tentang perusahaan dagang khususnya pengertian, karakteristik dan contohnya. Semoga setelah membaca materi ini anda akan semakin mudah dalam mempelajari akuntansi dagang.

Gravatar Image
Seorang Pendidik dibidang Ilmu Akuntansi. Lewat website ini saya publikasikan berbagai materi akuntansi untuk anda yang sedang belajar akuntansi. Lihat Profile Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *