Pencatatan Asuransi Dibayar Dimuka Dalam Akuntansi

Posted on

Pada Postingan Ini kami akan dibahas Pencatatan Asuransi Dibayar Dimuka mulai dari proses pencatatan dalam jurnal umum hingga pencatatan dalam jurnal penyesuaian.

Pencatatan Asuransi Dibayar Dimuka

Asuransi dibayar dimuka atau dapat juga disebut piutang asuransi termasuk salah satu jenis aktiva atau harta lancar.

Dalam pelaporan keuangan, asuransi dibayar dimuka disajikan dalam neraca.

Asuransi dibayar dimuka dalam akuntansi diartikan sebagai bagian dari premi asuransi yang dibayarkan dimuka oleh perusahaan pemakai jasa asuransi kepada perusahaan penyedia jasa asuransi,

Tetapi pembayaran tersebut belum berlaku pada tanggal pelaporan neraca periode tersebut.

Hal ini karena pada umumnya pembayaran asuransi tersebut  pembebanannya bukan hanya pada periode tersebut namun sampai periode selanjutnya.

Apabila sejumlah asuransi telah berlaku dalam periode itu maka biaya pembayaran asuransi tersebut dipindahkan dari akun Asuransi dibayar dimuka ke akun Beban Asuransi.

Pemindahan biaya pembayaran asuransi dari akun asuransi dibayar dimuka ke beban asuransi ini dilakukan melalui jurnal penyesuaian yang disiapkan setiap akhir periode akuntansi.

Jurnal penyesuaian yang ditujukan untuk menyesuaikan asuransi dibayar dimuka dapat dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pendekatan neraca dan pendekatan laba rugi atau juga bisa disebut pendekatan harta dengan pendekatan beban.

Dalam artikel ini akan dijelaskan Pencatatan asuransi dibayar dimuka dengan menggunakan pendekatan yang pertama yaitu pendekatan neraca atau pendekatan harta.

Ilustrasi Pencatatan Asuransi dibayar dimuka

Pada bulan  Oktober 2013 tepatnya tanggal 1  Perusahaan Zhafira yang bergerak dibidang jasa melakukan pembayaran premi asuransi secara tunai untuk jangka waktu 7 bulan sebesar 49.000.000 rupiah.

Berdasarkan ilustrasi di atas apabila dalam pencatatannya menggunakan pendekatan neraca maka dapat dicatat sebagai berikut:

Pencatatan Asuransi dibayar dimuka ketika pembayaran

Pada saat terjadi transaksi pembayaran yaitu tanggal 1 oktober 2013 maka perusahaan Zhafira mencatatnya kedalam jurnal umum berikut ini

(Db) Asuransi dibayar dimuka… Rp 49.000.000

   (Kr) Kas……………………………… Rp 49.000.000

Pencatatan Asuransi dibayar dimuka Saat ahir periode (Penyesuaian)

Pada tanggal 31 desember 2013 yaitu akhir periode akuntansi Perusahaan Zhafira wajib membuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:

(Db) Beban Asuransi……. Rp 21.000.000

  (Kr) Asuransi dibayar dimuka…. Rp 21.000.000

Penjelasan:

Selama bulan oktober sampai desember 2013 (3 bulan), asuransi dibayar dimuka yang dibayarkan Perusahaan Zhafira pada tanggal 1 oktober telah diakui sebagai beban sebesar 3/7 dari 49.000.000 yaitu 21.000.000 harus dipindahkan dari akun asuransi dibayar dimuka ke akun beban asuransi.

Dengan demikian akun asuransi dibayar dimuka (harta) berkurang jumlahnya sebesar 21.000.000 sehingga posisinya berada di sebelah kredit sedangkan beban asuransi bertambah karena adanya pengakuan beban asuransi selama 3 bulan tersebut sehingga posisinya debet.

Setelah dilakukan penyesuaian dengan pembuatan jurnal penyesuaian maka dalam neraca tahun 2013 akun asuransi dibayar dimuka akan berjumlah Rp 28.000.000 sedangkan dalam laporan laba rugi beban asuransi akan berjumlah Rp 21.000.000.

Demikianlah penjelasan terkait Pencatatan Asuransi Dibayar Dimuka yang dicatat dengan pendekatan neraca, Semoga Bermanfaat untuk semua pembaca setia website Akuntansi Pendidik.

Gravatar Image
Seorang Pendidik dibidang Ilmu Akuntansi. Lewat website ini saya publikasikan berbagai materi akuntansi untuk anda yang sedang belajar akuntansi. Lihat Profile Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *