Cara Membuat Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa

Posted on

Anda Masih Kesulitan memahami jurnal penyesuaian? Cara membuat jurnal penyesuaian memang banyak yang bilang sulit, namun tenang saja, karena anda tidak akan merasa kesulitan jika tahu kuncinya.

cara membuat jurnal penyesuaian

Kunci agar anda dapat membuat jurnal penyesuaian dengan benar adalah anda pahami dulu pengertian jurnal penyesuaian dengan baik dan pahami mengapa kita harus membuat jurnal penyesuaian.

Jurnal Penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat setiap akhir periode akuntansi, jurnal penyesuian ini dibuat karena ada beberapa akun yang saldonya tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

Jenis-jenis akun yang saldonya tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya sampai dengan akhir periode pada perusahaan jasa diantaranya yaitu akun perlengkapan, akun pendapatan diterima dimuka, akun peralatan, akun beban dibayar dimuka, akun pendapatan yang masih harus dibayar dan akun beban yang masih harus dibayar.

Akun-akun yang saldonya tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di atas harus dibuatkan jurnal penyesuaian pada akhir periode, tujuan dibuatkan jurnal penyesuian adalah agar akun-akun tersebut dapat disajikan dalam laporan keuangan dengan saldo yang sebenarnya, sehingga laporan keuangan yang dihasilkan adalah laporan keuangan yang akurat.

Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa

Perusahaan jasa merupakan perusahaan yang kegiatan utamanya menyediakan layanan jasa untuk para konsumennya.

Contoh perusahaan jasa diantaranya jasa rias kecantikan, jasa sablon, jasa bengkel sepeda motor dan lain sebagainya.

Dalam Akuntansi perusahaan jasa setelah proses penyusunan neraca saldo selesai dibuat maka akan dilanjutkan pembuatan jurnal penyesuaian.

Jurnal Penyesuaian perusahaan jasa dibuat untuk menyesuaikan akun-akun dalam perusahaan jasa yang  saldonya belum sesuai sampai dengan akhir periode.

Jadi, kita hanya membuat jurnal penyesuaian untuk akun-akun yang belum sesuai saja saldonya.

Nah, Akun-akun yang belum sesuai tersebut harus dibuatkan jurnal penyesuaian pada akhir periode.

Adapun Jurnal Penyesuaian yang harus dibuat dalam perusahaan jasa diantaranya yaitu :

  1. Jurnal Penyesuaian Perlengkapan
  2. Jurnal Penyesuaian pendapatan diterima dimuka
  3. Jurnal Penyesuaian peralatan
  4. Jurnal Penyesuaian beban dibayar dimuka,
  5. Jurnal Penyesuaian pendapatan yang masih harus diterima
  6. Jurnal Penyesuaian beban yang masih harus dibayar.

Dalam kondisi sebenarnya dalam operasional perusahaan jasa, sebuah perusahaan tidak harus membuat keenam (6) jurnal penyesuaian di atas, namun disesuaikan dengan kondisi nyata yang terjadi dalam perusahaan.

Bisa saja perusahaan hanya membuat dua 2 jurnal penyesuaian dalam akhir periode hal ini disesuaikan dengan kondisi nyata yang terjadi dalam perusahaan.

Namun, tidak menutup kemungkinan perusahaan harus membuat keenam jenis jurnal penyesuaian di atas, karena memang kondisi yang terjadi mengharuskan untuk demikian.

Latihan Soal Jurnal Penyesuaian

Agar lebih Jelas dalam memahami cara membuat jurnal penyesuaian perusahaan jasa, berikut ini kami sajikan ilustrasi soal tentang jurnal penyesuaian perusahaan jasa, silahkan pahami dengan baik.

Transaksi Keuangan yang terjadi pada Bengkel Zhafran Pada Bulan April 2020:

  • Tanggal 2 April tahun 2020 : Zhafran Mendirikan Bengkel Sepeda Motor yang diberi nama “Bengkel Zhaf” dengan Menyetorkan Uang Tunai sebesar Rp 7.500.000.
  • Tanggal 3 April Tahun 2020 : Zhafran Membayar sewa ruangan secara tunai untuk bengkelnya selama 1 tahun sebesar Rp 600.000.
  • Tanggal 4 April tahun 2020 : Dilakukan Pembelian Peralatan Bengkel secara tunai sebesar Rp 2000.000
  • Tanggal 5 April tahun 2020  : Dilakukan Pembelian Perlengkapan Bengkel secara Tunai Rp 500.000
  • Tanggal 6 April tahun 2020  : Dilakukan Pembayaran biaya iklan secara tunai Rp 600.000
  • Tanggal 15 April tahun 2020 : Terjadi 2 buah Transaksi yaitu a) Dilakukan Pembayaran Gaji Karyawan selama 15 Hari (terhitung mulai 1 April sampai 15 April) Rp 360.000. b) Diterima Pendapatan jasa Bengkel Sebesar Rp 1.000.000
  • Tanggal 19 April tahun 2020 : Dilakukan Pembayaran Listrik sebesar Rp 300.000
  • Tanggal 20 April tahun 2020 : Diterima uang tunai hasil dari pinjaman bank sebesar Rp 15.000.000
  • Tanggal 23 April tahun 2020 Terjadi dua buah Transaksi yaitu: a) Dilakukan Pembelian Peralatan Bengkel secara tunai sebesar 1.900.000. b) Dilakukan pembayaran Hutang sebesar Rp 250.000
  • Tanggal 30 April tahun 2020  Terjadi tiga buah Transaksi yaitu : a) Menerima hasil jasa bengkel sebesar Rp 2.250.000. b) Pembayaran Gaji karyawan selama 15 hari (terhitung 16 April – 30 April) Rp 360.000. c) Zhafran Mengambil uang tunai sebesar Rp 500.000 Untuk kepentingan keluarga.

Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) per 30 April 2020:

  1. Peralatan Bengkel diperhitungkan bisa digunakan untuk operasional bengkel selama 5 tahun.
  2. Perlengkapan yang belum terpakai hingga tanggal 30 April 2020 sebesar Rp 125.000
  3. Pinjaman Bank yang diterima bengkel zhafran dibebani bunga 12% per tahun, bunga harus dibayar perbulan setiap tanggal 23.
  4. Sewa Ruangan Bengkel Zhafran diatas dicatat sebagai Beban.

Langkah-Langkah Membuat Jurnal Penyesuaian

Berdasarkan Ilustrasi yang terdapat dalam usaha bengkel Zhaf di atas, maka kita dapat menganalisis jurnal penyesuaian apa saja yang harus dibuat pada akhir periode.

Dari data penyesuaian (AJP) maka kita melihat ada 4 akun yang yang harus dibuatkan jurnal penyesuaiannya pada akhir periode, yaitu Peralatan, Perlengkapan, Utang Bunga bank dan Beban sewa ruangan.

Adapun Jurnal penyesuaian yang wajib dibuat oleh Bengkel Zhaf yaitu :

  1. Jurnal Penyesuaian Perlengkapan
  2. Jurnal Penyesuaian Peralatan
  3. Jurnal Penyesuaian beban dibayar dimuka
  4. Jurnal Penyesuaian beban yang masih harus dibayar.

Setelah Kita tahu akun apa saja yang harus dibuatkan jurnal penyesuaiannya, maka langkah selanjutnya dalam penyusunan jurnal penyesuaian yaitu menganalisis Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) sesuai ilutrasi bengkel Zhafran.

Analisis Ayat Jurnal Penyesaian Peralatan

Penyusutan Peralatan Wajib dibuatkan jurnal penyesuaian pada akhir periode karena peralatan yang sudah digunakan diakui sebagai Beban (Beban Penyusutan Peralatan), bukan diakui sebagai Peralatan Lagi.

Sesuai Ilutrasi diketahui bahwa terjadi 2x Pembelian peralatan oleh bengkel zhaf yaitu pada tanggal 4 April dan Tanggal 23 April secara tunai masing-masing sebesar Rp 2.000.000 dan 1.900.00, Hal ini berarti Jumlah Total Peralatan bengkel zhaf senilai 2.000.000 + 1.900.000 = Rp 3.900.000.

Dalam AJP diketahui bahwa perlatan yang dimiliki bengkel zhaf dapat digunakan selama 5 tahun (masa umur ekonomis), Sedangkan sampai 30 april 2020 berarti perlatan sudah digunakan selama 1 bulan.

Jadi, peralatan yang harus diakui sebagai Beban adalah peralatan yang sudah digunakan selama 1 bulan yaitu senilai Rp 3.900.000 : 60 = Rp 65.000

3.900.000 adalah nilai total peralatan yang dimiliki bengkel zhaf, 60 adalah masa umur ekonomis peralatan yaitu 5 tahun atau 60 bulan.

Jadi Jurnal Penyesuaian yang harus dibuat oleh bengkel Zhaf pada 30 april 2020 untuk beban penyusutan peralatan yaitu : Mendebit  Beban Penyusutan Peralatan Rp 65.000 dan Mengkredit Akumulasi Penyusutan Peralatan Rp 65.000

Analisis Ayat Jurnal Penyesaian Perlengkapan

Perlengkapan Harus dibuatkan jurnal penyesuaian karena perlengkapan yang sudah digunakan diakui sebagai beban (Beban Perlengkapan) bukan diakui sebagai Perlengkapan lagi.

Diketahuai dalam ilustrasi diatas pada tanggal 5 April Bengekel Zhaf melakukan pembelian perlengkapan secara tunai sebesar Rp 500.000, Lalu dalam AJP disebutkan bahwa perlengkapan yang belum digunakan sampai 30 april yaitu senilai Rp 125.000. Dengan demikian perlengkapan yang sudah digunakan selama bulan april yaitu senilai Rp 500.000 – Rp 125.00 = Rp 375.000.

Jadi, perlengkaan yang sudah digunakan dalam operasional senilai Rp 375.000 tidak boleh diakui sebagai perlengkapan lagi melainkan harus diakui sebagai Beban Perlengkapan.

Sehingga perlu dibuatkan jurnal penyesuaian pada ahir periode (ahir april) untuk akun perlengkapan yaitu dengan mendebit beban perlengkapan Rp 375.000 dan mengkredit Perlengkapan Rp 375.000

Analisis Ayat Jurnal Penyesaian Utang Bunga Bank

Utang bunga Bank Harus dibuatkan Jurnal Penyesuaiannya pada ahir periode hal ini karena Hutang bunga bank tersebut sebenarnya sudah menjadi beban (beban Bunga) bengkel zhaf, namun belum tercatat dalam bengkel zhaf sehingga perlu dicatat, melaui pembuatan jurnal penyesuaian.

Dalam ilustrasi diketahui bahwa bengkel zhaf melakukan pinjaman ke bank pada tanggal 20 april 2020 senilai Rp 15.000.000.

sedangkan dalam AJP diketahu bahwa pinjaman yang dilakukan bengkel zhaf dibebani bunga 12% pertahun yang dibayar setiap tanggal 23 tiap bulan.

Jadi dari tanggal 23 april sampai 30 april (7 hari) beban bunga yang harus dicatat bengkel zhaf adalah : Rp 35.000 dengan perhitungan sebagai berikut :

Bunga 1 Tahun 12% x 15.000.000 = Rp 1.800.000

Bunga 1 Hari Rp 1.8000.000 : 360 Hari = Rp 5000

Bunga 7 Hari Rp 5000 x 7 hari = Rp 35.000

Jadi Jurnal Penyesuaian yang harus dibuat bengkel zhaf untuk beban bunga yaitu dengan mendebit beban bunga bank Rp 35.000 dan mengkredit Utang bunga bank atau Bunga yang masih harus dibayar Rp 35.000

Analisis Ayat Jurnal Penyesaian Beban Sewa dibayar dimuka

Dari Ilustrasi bengkel zhaf diketahui bahwa pada 3 April tuan zhafran membayar sewa ruangan untuk bengkelnya sebesar Rp 600.000 untuk 1 tahun kedepan.

Sedangkan dalam AJP diketahui bahwa sewa ruangan tersebut dicatat sebagai Beban oleh bengkel zhaf (pendekatan laba-rugi).

Nah, dengan demikian pada dasarnya beban sewa yang harus diakui sampai dengan akhir periode hanya 1 bulan saja karena bengkel zhaf baru beroperasional selama 1 bulan yaitu bulan april, sedangkan dalam pembukuan (jurnal umum) telah dicatat beban sewa sebesar Rp 600.000 (1 tahun).

Sehingga agar menunjukan saldo beban sewa yang sebenarnya pada ahir periode maka harus dibuatkan jurnal penyesuian.

Kita Hitung dulu saldo beban sewa yang sebenarnya.

Sewa 1 tahun Rp 600.000

Sewa 1 bulan Rp 600.000 : 12 = Rp 50.000

Jadi, Saldo beban sewa ruang yang sebenarnya adalah Rp 50.000 karena ruangannya baru dipakai selama 1 bulan.

Nah, padahal dalam jurnal umum sudah tercatat beban sewa ruangan Rp 600.000, sehingga agar menunjukan beban sewa yang sebenarnya yaitu Rp 50.000 maka harus dikurangkan Rp 550.000, Sehingga Jurnal penyesuaian yang harus dibuat adalah dengan mendebit sewa dibayar dimuka Rp 550.000 dan mengkredit Beban sewa ruangan Rp 550.000

Agar lebih jelas, silahkan simak gambar jurnal penyesuaian yang dibuat bengkel zhaf pada periode april 2020 berikut ini :

Jurnal Penyesuaian Perusahaan Jasa

Demikian pembahasan tentang cara membuat jurnal penyesuaian perusahaan jasa, semoga membuat anda lebih mudah belajar akuntansi dasar.

Gravatar Image
Seorang Pendidik dibidang Ilmu Akuntansi. Lewat website ini saya publikasikan berbagai materi akuntansi untuk anda yang sedang belajar akuntansi. Lihat Profile Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *