Cara Membuat Kertas Kerja Perusahaan Jasa dengan Benar

Posted on

Cara Membuat Kertas kerja sebenarnya mudah sekali namun butuh ketelitian yang tinggi dalam pembuatannya agar tidak salah.

Cara Membuat Kertas Kerja

Kertas kerja fungsinya adalah untuk mempermudah dalam pembuatan laporan keuangan laba-rugi, neraca dan perubahan modal.

Sebenarnya pembuatan kertas kerja tidaklah wajib atau tidak ada keharusan membuat kertas kerja.

Mengapa kita tidak wajib membuat kertas kerja?

Hal ini karena, tanpa membuat kertas kerja sebenarnya kita juga bisa membuat laporan keuangan, misalnya saja pembuatan laporan keuangan dengan bantuan tabel persamaan dasar akuntansi.

Untuk mempelajari pembuatan laporan berdasarkan tabel persamaan akuntansi, silahkan baca materi akuntansi dalam situs akuntansi pendidik yang berjudul cara membuat laporan keuangan dengan tabel persamaan dasar akuntansi.

Meskipun kertas kerja tidak wajib dibuat, namun tidak ada salahnya kita membuatnya agar proses pembuatan laporan keuangan dapat dibuat lebih mudah dan mencegah terjadinya kesalahan.

Agar anda dapat membuat kertas kerja perusahaan jasa dengan baik, sebaiknya anda amati gambar proses pembuatan kertas kerja perusahaan jasa berikut ini dengan seksama.

Langkah-langkah Cara Membuat kertas Kerja

Proses pembuatan kertas kerja

Kertas Kerja yang ada pada gambar di atas adalah kertas kerja dengan bentuk 10 Kolom.

Input atau sumber dalam pembuatan kertas kerja adalah neraca saldo dan jurnal penyesuaian.

Jadi neraca saldo dan jurnal penyesuaian adalah komponen pokok yang penting dalam proses pembuatan kertas kerja.

Agar anda dapat memahami gambar proses pembuatan kertas kerja di atas, sebaiknya anda baca keterangan gambar cara membuat kertas kerja berikut ini.

Keterangan Langkah Pembuatan Kertas Kerja

Berikut ini adalah langkah-langkah membuat kertas kerja perusahaan dagang sesuai dengan gambar proses penyusunan kertas kerja di atas.

  1. Mengisi daftar nomor akun dan nama akun beserta saldonya sesuai dengan neraca saldo yang telah dibuat. Jadi dalam hal ini kita mengisi nomor akun, nama akun dan kolom neraca saldo sesuai dengan neraca saldo yang telah dibuat.
  2. Pada Kolom Penyesuaian isilah sesuai dengan nama akun dan saldonya sesuai dengan jurnal penyesuaian yang sudah dibuat. Jadi kita tinggal memindahkan data dalam jurnal penyesuaian saja.  Cara memindahkannya:  tempatkan saldo jurnal penyesuaian pada kolom penyesuaian dikertas kerja lurus dengan nama akunnya yang ada pada kolom nama akun di kertas kerja. Jika ada nama akun di jurnal penyesuaian yang tidak tercantum pada nama akun di kertas kerja maka tulislah nama akun tersebut dibagian bawah kolom nama akun pada kertas kerja (setelah total saldo)
  3. Neraca saldo disesuaikan diisi dengan Menambahkan atau mengurangkan saldo setiap akun pada kolom neraca saldo dengan saldo pada kolom penyesuaian. Apabila sebuah akun memiliki saldo debit di neraca saldo dan memiliki saldo debit juga di kolom penyesuaian maka neraca saldo disesuaikan diisi dengan hasil penjumlahan dari saldo debit akun tersebut pada posisi debit. Apabila sebuah akun memiliki saldo debit di neraca saldo dan memiliki saldo kredit di kolom penyesuaian (Berlawanan) maka neraca saldo disesuaikan diisi dengan hasil pengurangan dari saldo debit dan saldo kredit akun tersebut pada posisi yang lebih banyak saldonya (jika saldo debit lebih banyak maka pada neraca saldo disesuaikan hasil pengurangannya ditempatkan pada posisi debit dan sebaliknya). Apabila ada akun yang tidak ada saldo penyesuaiannya maka neraca saldo disesuaikan diisi sesuai dengan saldo akun tersebut sesuai yang ada dikolom neraca saldo. Apabila ada akun yang memiliki saldo di kolom penyesuaian namun tidak memiliki saldo di kolom neraca saldo maka, neraca saldo disesuaikan diisi dengan saldo akun tersebut sesuai dengan yang ada dikolom penyesuaian.
  4. Kolom laba-rugi diisi dengan semua akun nominal, atau akun pendapatan dan beban. Data diambil dari neraca saldo yang disesuaiakan.
  5. Kolom neraca diisi dengan semua akun riil atau akun neraca yaitu akun harta (aktiva), akun hutang dan akun modal.  Data diambil dari neraca saldo yang disesuaiakan.
  6. Jumlahkan saldo setiap kolom yang ada dalam kertas kerja.

Pada Kolom Penyesuaian atau jurnal penyesuaian total saldo ahir dalam kertas kerja akan menunjukan saldo debit dan kredit yang sama.

Pada Kolom Neraca Saldo disesuaikan total saldo ahir dalam kertas kerja akan menunjukan saldo debit dan kredit yang sama.

Pada Kolom Laba-rugi total saldo ahir akan menunjukan total saldo debit dan kredit yang berbeda dalam kertas kerja, karena selisih antara total saldo debit dan kredit pada kolom laba-rugi akan menunjukan besarnya laba yang diraih atau kerugian yang ditanggung oleh berusahaan.

Apabila Total Saldo pada posisi kredit kolom laba-rugi lebih besar daripada saldo total diposisi debit maka berarti perusahaan kondisi Laba, sebaliknya jika saldo total posisi kredit lebih kecil disbanding saldo total posisi debit maka perusahaan mengalami rugi.

Namun, jika kondisi perusahaan break effen (Impas) atau tidak untung dan tidak rugi maka total saldo debit dan kredit pada kolom laba-rugi akan menunjukan saldo yang sama dalam kertas kerja.

Pada Kolom Neraca total saldo ahir akan menunjukan total saldo debit dan kredit yang berbeda dalam kertas kerja, karena selisih antara total saldo debit dan kredit pada kolom neraca akan menunjukan besarnya laba yang diraih atau kerugian yang ditanggung oleh berusahaan.

Namun, jika kondisi perusahaan break effen (Impas) atau tidak untung dan tidak rugi maka total saldo debit dan kredit pada kolom neraca akan menunjukan saldo yang sama dalam kertas kerja.

Apabila Pada kolom neraca memiliki saldo total posisi debit lebih besar disbanding saldo total posisi kredit maka berarti perusahaan laba, sebaliknya jika saldo total debit pada kolom neraca lebih kecil daripada saldo total posisi kredit maka perusahaan rugi.

Jadi selisih antara debit dan kredit dalam kolom laba-rugi dan kolom neraca, adalah besarnya laba atau rugi yang dialami perusahaan, sehingga selisih saldo total debit dan kredit yang ada pada kolom laba-rugi akan sama besarnya dengan selisih saldo total debit dan kredit yang ada pada kolom neraca.

Demikianlah penjelasan tentang bagaimana cara membuat kertas kerja perusahaan jasa dalam situs akuntansi pendidik. Semoga dengan membaca materi akuntansi ini anda semakin menguasa tentang cara membuat kertas kerja dengan baik.

Gravatar Image
Seorang Pendidik dibidang Ilmu Akuntansi. Lewat website ini saya publikasikan berbagai materi akuntansi untuk anda yang sedang belajar akuntansi. Lihat Profile Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *