MATERI TERBARU

Cara penyusunan Jurnal Penyesuaian dengan penalaran

Selamat pagi sahabat blog akuntansi pendidik yang saya banggakan, saudara pasti sedang berusaha memahami jurnal penyesuaian, sebagian orang berpendapat bahwa jurnal penyesuaian merupakan salah satu materi akuntansi dasar yang sulit, saya harap saudara tidak berpendapat seperti itu, apabila saat ini saudara berpendapat seperti itu ayo segera rubah mind set saudara yakinkan dalam pikiran saudara bahwa jurnal penyesuaian itu mudah untuk dipahami. Untuk memulai memahami materi jurnal penyesuaian di artikel ini akan dibahas tentang apa itu jurnal penyesuaian, mengapa harus menyusun jurnal penyesuaian dan bagaimana cara menyusun jurnal penyesuaian. secara lebih detail silahkan pahami pemaparan berikut ini.

Jurnal penyesuaian diartikan sebagai jurnal yang disusun untuk menyesuaikan saldo akun atau rekening yang belum menunjukan saldo sebenarnya ke saldo yang sebenarnya pada ahir periode akuntansi. Berdasarkan pengertian jurnal penyesuaian tersebut dapat dipahami bahwa jurnal penyesuaian bertujuan untuk menyesuaikan saldo akun tertentu pada suatu periode, bukan membenarkan kesalahan dalam pencatatan.
Apabila terdapat kesalahan atau kekeliruan dalam penjurnalan atau pencatatan transaksi keuangan maka kesalahan tersebut dapat diselesaikan dengan "jurnal koreksi", jadi jurnal penyesuaian berbeda dengan jurnal koreksi. untuk memahami tentang jurnal koreksi lebih lanjut silahkan baca artikel menyusun jurnal koreksi. Dengan penyusunan jurnal penyesuaian maka akan membuat pengukuran laba-rugi periode tersebut lebih akurat dan membuat nilai aktiva dan kewajiban yang sesuai dengan periode tersebut sehingga akan menghasilkan laporan keuangan yang benar dan penyajian aktiva dan pasiva dalam neraca saldo setelah penutup juga menampilkan saldo yang benar dan sesuai dengan kondisi perusahaan.

Tujuan Jurnal penyesuaian
Jurnal penyesuaian disusun dengan tujuan sebagai berikut:
a) Agar setiap rekening riil, khususnya rekening aktiva dan rekening utang menunjukkan jumlah yang sebenarnya pada akhir periode
b) Agar setiap rekening nominal, khususnya rekening pendapatan dan biaya menunjukkan pendapatan dan biaya yang seharusnya diakui dalam suatu periode tertentu.

Rekening yang perlu disesuaikan antara lain adalah sebagai berikut:

A. Pendapatan yang masih harus diterima atau piutang pendapatan

Piutang pendapatan merupakan pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum diterima secara tunai oleh perusahaan dan belum dicatat dalam buku perusahaan.

Contoh :
Tanggal 31 Desember sebuah hotel belum menerima pembayaran sewa kamar sebesar Rp 500.000; karena pembayaran baru dilakukan pada saat check out.
 Dari kondisi tersebut maka dibuat jurnal penyesuaian sebagai berikut:

Jurnal Penyesuaian piutang pendapatan





B. Biaya yang masih harus dibayar atau utang biaya
Merupakan biaya yang sudah menjadi kewajiban perusahaan tetapi belum dicatat oleh perusahaan dan belum dibayarkan secara tunai atau per kas.

Contoh :
Suatu perusahaan belum membayar gaji karyawan sebesar Rp 500.000;
Jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut  :

Beban ymh dibayar





C. Pendapatan diterima dimuka  
Merupakan pendapatan yang sudah diterima, tetapi sebenarnya merupakan pendapatan periode yang akan datang.

Dalam akuntansi, penerimaan uang yang jasanya belum diberikan kepada pihak pembayar disebut "Pendapatan Diterima Dimuka". Terdapat 2 cara pencatatan atas "Pendapatan Diterima Dimuka", yaitu: Pendekatan Hutang dan Pendekatan Pendapatan. Misalkan untuk pembahasan berikut, Maskapai Penerbangan Garuda pada tanggal 1 Desember th X menjual tiket pesawat dengan total harga Rp 15.000.000,00. Sampai dengan 31 Desember th X harga tiket atas penumpang yang sudah diberangkatkan berjumlah Rp 9.000.000,00.



1. Pendekatan Hutang
Jurnal yang dibuat adalah mendebet rekening Kas dan mengkredit rekening Pendapatan Diterima Dimuka.

 Jurnal yang dibuat untuk mencatat penjualan tiket pada tanggal 1 Desember  (Jurnal Umum) adalah:
Jurnal Mengkredit Pendapatan Dibayar Dimuka





Selanjutnya pada tanggal 31 Desember, karena maskapai penerbangan tersebut telah menerbangkan penumpang dengan nilai Rp 9.000.000,00 maka perusahaan tersebut akan mengakui pendapatan tiket sebesar Rp 9.000.000,00. Jumlah ini akan dilaporkan dalam Laporan Laba Rugi. Sementara itu harga tiket sebesar Rp 6.000.000,00 belum diterbangkan sehingga masih berstatus "Pendapatan Diterima Dimuka" dan jumlah ini akan dilaporkan dalam neraca.
Untuk itu jurnal Penyesuaian yang dibuat adalah:

Pendekatan Hutang





2. Pendekatan Pendapatan
Dengan pendekatan ini, Jurnal transaksi pada tanggal 1 Desember adalah sbb:

Jurnal saat transaksi





 Jurnal Penyesuaian yang dibuat pada 31 Desember adalah sbb:

Pendekatan Pendapatan





D. Biaya dibayar dimuka  
Merupakan biaya-biaya yang sudah dibayar tetapi sebenarnya harus dibebankan pada periode  yang akan datang.
Misalnya pada tanggal 1 agustus 2012 perusahaan A membayar biaya iklan untuk produknya kepada perusahaan iklan sebesar 12.000.000 rupiah untuk jangka waktu satu tahun ke depan. Susunlah jurnal penyesuaian untuk biaya iklan tersebut! 
Berdasarkan ilustrasi di atas maka dapat diketahui bahwa pada saat dibayar beban iklan yaitu pada 1 Agustus 2012 sampai dengan ahir periode yaitu 31 desember 2012, jasa iklan yang seharusnya diterima perusahaan A belum seluruhnya diterima, jasa iklan akan diterima seluruhnya oleh perusahaan A setelah satu tahun dari tanggal pembayaran yaitu pada bulan juli 2013.
Untuk mencatat biaya iklan yang dibayar dimuka dalam akuntansi terdapat dua pendekatan yaitu pendekatan harta atau disebut juga pendekatan neraca dan pendekatan beban atau disebut juga pendekatan laba-rugi. 

1. Pendekatan Harta
Rekening harta dalam ilustrasi ini adalah "Iklan dibayar di muka
Jurnal saat terjadi transaksi yaitu tanggal 1 Agustus 2012

Iklan dibayar di muka ........... Rp 12.000.000
           Kas ........................................... Rp 12.000.000


Selanjutnya sampai dengan 31 Desember 2012, perusahaan A baru menikmati jasa iklan selama 5 bulan terhitung dari bulan Agustus sampai bulan desember, sehingga biaya iklan untuk 5 bulan (Rp 5.000.000,00) harus dicatat di rekening "Biaya iklan" untuk dilaporkan dalam Laporan Laba Rugi sedangkan sisanya yaitu Rp 7.000.000 belum diakui sebagai biaya tetapi diakui sebagai piutang iklan atau disebut juga iklan dibayar di muka.

Dengan demikian jurnal penyesuaian yang disusun oleh perusahaan A adalah sebagai berikut:

Biaya Iklan ...............................Rp 5.000.000
      Iklan dibayar di muka ........................Rp 5.000.000


2. Pendekatan Beban
Rekening beban maupun biaya dalam ilustrasi di atas adalah biaya iklan
Jurnal saat transaksi yaitu pada tanggal 1 agustus 2012 adalah sebagai berikut:

Biaya Iklan .....................Rp 12.000.000
       Kas ......................................Rp 12.000.000


Selanjutnya sampai dengan 31 Desember 2012, perusahaan A, baru menikmati jasa iklan selama 5 bulan sehingga biaya iklan untuk 5 bulan adalah Rp 5.000.000. Biaya sebesar 5.000.000 tersebut adalah biaya iklan yang diakui dalam periode yang bersangkutan sehingga biaya tersebut adalah biaya iklan yang akan dilaporkan dalam laporan laba-rugi.
 Dengan demikian jurnal penyesuaian yang disusun adalah sebagai berikut:

Iklan dibayar di muka .................Rp 7.000.000
       Biaya Iklan ................................................Rp 7.000.000


E. Biaya pemakaian perlengkapan  
Merupakan bagian dari harga beli perlengkapan yang telah dikonsumsi selama periode akuntansi.

Perlengkapan perlu dibuatkan jurnal penyesuaian karena perlengkapan yang sudah terpakai dicatat atau diakui sebagai beban yang akan dilaporkan dalam laporan laba-rugi. 
Contoh :
Pada neraca saldo tanggal januari 1988 Saldo perlengkapan sebesar 137.450 Perlengkapan yang masih tersisa tanggal 31 Desember 1998 sebesar Rp. 47.900.
Jawab :
Jumlah perlengkapan yang tersisa Rp. 47.900, berarti pemakaian perlengkapan tahun 1998 adalah Rp. 89.550 (Rp. 137.450 – Rp. 47.900),
Maka jurnal Penyesuaian yang dibuat adalah sbb:

Beban Perlengkapan





F. Penyusutan Aktiva tetap atau depresiasi

Merupakan penyusutan aktiva tetap yang harus dibebankan pada suatu periode akuntansi.
Semua aktiva tetap selain tanah sesuai dengan prosedur dalam akuntansi akan mengalami penyusutan atau pengurangan nilai sehingga harus dibuatkan akumulasi penyusutan untuk mecatat nilai aktiva tetap yang telah disusutkan. Dalam menghitung nilai penyusutan aktiva tetap dikenal beberapa metode , salah satunya adalah metode garis lurus.
Contoh :
Sebuah aktiva tetap dalam hal ini kendaraan dibeli dengan harga Rp 126.000.000,- diperkirakan umur ekonomis mobil tersebut adalah 14 tahun, apabila perusahaan menggunakan metode garis lurus dalam menghitung nilai penyusutan aktiva tetap, berapa beban penyusutan mobil tersebut setiap tahun? buatlah jurnal penyesuaian untuk penyusutan mobil tersebut! 

Besarnya penyusutan mobil dalam setahun dihitung sebagai berikut:
      126.000.000 / 14 = Rp 9.000.000
Jurnal Penyesuaian untuk mencatat beban depresiasi tersebut adalah :

Penyusutan Aktiva Tetap





Kesimpulan
Jurnal Penesuaian merupakan jurnal yang dibuat untuk menyesuaiakan saldo rekening-rekening yang belum menunjukan saldo yang sebenarnya ke saldo yang sebenarnya sampai dengan ahir periode akuntansi. Jurnal penyesuaian disusun setelah kita menyusun Neraca Saldo, setelah neraca saldo disusun maka disusunlah jurnal penyesuaian, jika terdapat akun atau rekening yang belum sesuai dengan keadaan sebenarnya. Jika neraca saldo dan jurnal penyesuaian telah tersusun maka akan dapat disusun neraca saldo yang telah disesuaikan, yang kemudian akan dijadikan sumber dalam penyusunan laporan keuangan. Untuk mempermudah penyusunan laporan keuangan maka dibuatlah Neraca Lajur atau Kertas Kerja, Jika anda sudah memahami hakikat jurnal penyesuaian saya sarankan untuk berlatih menyusun jurnal penyesuaian untuk mengetes kemampuan anda. jika anda memerlukan soal dan pembahasan tentang jurna penyesuaian silahkan baca studi kasus jurnal penesuaian
Demikianlah pembahasan cara penyusunan jurnal penyesuaian dengan penalaran, semoga dapat membantu anda

Advertisement

1 Response to " Cara penyusunan Jurnal Penyesuaian dengan penalaran"

  1. Terimakasih, sekarang saya mengerti tentang, pendekatan harta, pendekatan beban dll. :)

    ReplyDelete

Silahkan saudara memberi respon untuk peningkatan mutu artikel blog akuntansi pendidik, peraturan dalam memberi komentar antara lain sebagai berikut:

1. Isi Komentar sesuai topik artikel yang dibahas
2. Tidak meninggalkan link aktif dalam kotak komentar
3. Tidak menerima komentar spam
4. Gunakanlah bahasa yang sopan dan jelas agar penulis dapat mengerti pesan yang saudara berikan

Terimakasih atas perhatian dan kerjasamanya.